Kasus Asabri, Kejagung Dalami Laporan Temuan MAKI Soal Aset Sonny Widjaja

- Jurnalis

Jumat, 19 Februari 2021 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO.CO, Jakarta – Kejaksaan Agung tengah mendalami laporan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait penemuan 27 aset milik Letnan Jenderal (Purn) Sonny Widjaja, tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu sekarang sedang dalam penelitian,” ucap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Ali Mukartono saat dikonfirmasi pada 18 Februari 2021.

Terkait apakah akan diterapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau tidak, Ali masih enggan berspekulasi. Sebab, saat ini, penyidik masih akan mengidentifikasi aset-aset milik mantan Direktur Utama PT Asabri tersebut. 

Baca Juga :  PT Remala Abadi Optimis Capai Target 2025

“Belum (TPPU), ini kami identifikasi dulu,” kata Ali.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengaku telah menyerahkan daftar 27 aset Sonny yang diduga terkait Asabri kepada penyidik Kejaksaan Agung. Aset-aset itu berupa tanah di sejumlah kota seperti Solo, Yogyakarta, Bali, dan Jakarta, lalu hotel, dan armada bus dengan nilai mencapai Rp 171 miliar.

Baca Juga :  Pasca Penembakan Pesawat di Boven Digoel, Menko Polkam Apresiasi TNI-Polri atas Langkah Sigap Evakuasi Korban dan Pemulihan Keamanan

Sonny, kata Boyamin, diduga menyamarkan aset yang diduga terkait Asabri dengan membangun bisnis travel di Solo. Bisnis itu dilakukan bersama pengusaha lokal berinisial SSJ. “Bahwa sistem aliran dana diduga dengan cara tunai dibawa dalam koper dari Jakarta ke Boyolali dengan angkutan kendaraan pribadi. Aset-aset yang diperoleh, tidak menggunakan nama SW atau keluarganya, namun dipercayakan kepada orang lain,” kata Boyamin melalui keterangan tertulis pada 18 Februari 2021.

ANDITA RAHMA

Berita Terkait

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner
Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar
Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka
KKP Perkuat Penyelenggaran Nilai Ekonomi Karbon untuk Capaian Target SNDC
Menteri Trenggono Ingin Kembangkan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
Sengketa Hotel Sultan Disorot A-GMK, Kepastian Hukum Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:48 WIB

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:31 WIB

KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:36 WIB

Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar

Senin, 2 Maret 2026 - 20:34 WIB

Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

Senin, 2 Maret 2026 - 19:49 WIB

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka

Berita Terbaru