Kepala UPRS V Minta Warga Relokasi Kolong Tol Angke Patuhi Aturan Rusun Rawa Buaya Cengkareng

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) V, Arja. (Foto: Suararealitas.com)

JAKARTA – Kepala Unit Pengelola Rumah Susun
(UPRS) V, Arja meminta warga relokasi kolong Tol Angke untuk mengikuti dan
mematuhi aturan-aturan yang ada di Rusun Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng,
Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai pengelola, saya sudah sampaikan agar warga baru,
warga relokasi kolong Tol Angke yang masuk ke rusun harus mengikuti dan
mematuhi aturan tata tertib di Rusun Rawa Buaya,” kata Arja usai mendampingi
Wali Kota Uus Kuswanto menunggu kedatangan Menteri Maruarar Sirait di Rusun
Rawa Buaya yang dilaporkan akan kembali meninjau warga relokasi kolong Tol
Angke, Senin (2/12/2024).

Menteri Maruarar Sirait yang dijadwalkan datang untuk
meninjau lagi warga relokasi di Rusun Rawa Buaya tersebut akhirnya tidak jadi
datang. 

Baca Juga :  Komunitas Perduli Bangsa Deklarasi Partai Baru, Target Masuk SIPOL Juni 2026

Arja berharap warga relokasi dapat memberikan contoh bagi
warga luar rusun karena mereka adalah warga binaan pemprov DKI Jakarta.

“Tentunya saya mengharapkan warga relokasi dapat menjadi
contoh bagi warga-warga di luar rusun karena mereka adalah warga binaan pemprov
DKI, warga binaan yang positif, yang tadinya tinggal di kolong tol dan jembatan
yang kehidupannya kurang layak, dari segi kebersihan dan lain sebagainya,
sekarang sudah layak,” ungkapnya.

Arja menambahkan pihaknya akan melakukan pembinaan untuk
ikut aturan dan ketentuan yang ada di rusun seperti kedisiplinan dalam membuang
sampah, terutama dalam hal bhinneka tunggal Ika agar dapat bergaul dengan
tetangga yang banyak suku, ras dan agama.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat saya akan melakukan
sosialisasi kepada warga relokasi. Mereka dapat dibina terkait pekerjaan ke
depan yang difasilitasi dinas terkait sehingga setelah enam bulan ke depan yang
biaya sewanya digratiskan, mereka dapat membayar biaya sewa rusun untuk
selanjutnya. Sehingga mereka tidak kembali lagi tinggal di kolong tol maupun
jembatan layang,” jelasnya.

Baca Juga :  TNI Menggandeng Dinkes Keerom Untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan Di Tanah Papua

Arja menambahkan dari 44 warga relokasi kolong Tol Angke,
baru 37 warga yang menerima kunci rusun. 7 KK lainnya masih menunggu data dari
kelurahan setempat.

“Kemarin baru 37 KK yang sudah terima kunci. 7 KK lagi masih
menunggu data dari kelurahan setempat,” ungkapnya.

Ia berharap dalam waktu tidak lama lagi 7 data warga
tersebut sudah bisa menempati rusun yang sudah disiapkan pemerintah untuk
mereka.

Berita Terkait

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH
Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme
Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda
BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman
Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini
Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI
Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:25 WIB

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:02 WIB

Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:16 WIB

BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:44 WIB

Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini

Berita Terbaru