Ribuan KBSI Tuntut Perbaikan Kondisi Kerja dan Penghapusan Tirani

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret ribuan massa dari Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI) menggelar aksi demo di tiga titik lokasi strategis. (Foto: news.devilo.co).

Potret ribuan massa dari Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI) menggelar aksi demo di tiga titik lokasi strategis. (Foto: news.devilo.co).

JAKARTA, news.devilo.co – Ribuan sopir dari Keluarga Besar Sopir Indonesia (KB-SI) menggelar aksi massa hari ini di Jakarta.

Tujuannya, menuntut perbaikan signifikan terhadap kondisi kerja mereka dan mengakhiri apa yang mereka sebut sebagai “tirani” yang mereka hadapi.

Aksi ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung di tiga lokasi strategis: NPCT1, Polres Jakarta Utara, dan Kantor Pelindo Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan dilokasi, titik kumpul para demonstran berada di depan NPCT1. Suasana di lokasi aksi diwarnai dengan teriakan “Hidup Sopir! Hidup Rakyat Indonesia! Sopir Bersatu Tak Bisa Dikalahkan!”

Para demonstran menyuarakan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, termasuk kemacetan yang berkepanjangan, premanisme, pungutan liar, kebijakan gate pass yang memberatkan, dan fasilitas pelabuhan yang minim dan tidak memadai.

Baca Juga :  Pemprov DKI Perkuat Akses Pendidikan Inklusif Lewat Bus Sekolah Ramah Disabilitas

Tuntutan utama

Aksi massa ini didorong oleh enam tuntutan utama;

  1. Penghapusan kebijakan gate pass: KB-SI menuntut penghapusan total kebijakan gate pass pelabuhan yang dianggap sangat merugikan para sopir.
  2. Efisiensi bongkar muat: mereka menuntut agar proses bongkar muat barang tidak boleh melebihi satu jam.
  3. Penanganan kemacetan: KB-SI meminta solusi konkret untuk mengatasi kemacetan, termasuk penambahan gate in di NPCT1, perbaikan sistem yang sering mengalami error, dan penyediaan kantong parkir gratis di dalam pelabuhan.
  4. Keamanan dari premanisme: para sopir menuntut perlindungan dari tindakan premanisme yang kerap mereka alami.
  5. Peningkatan fasilitas pelabuhan: mereka meminta pemerintah untuk menyediakan fasilitas yang lebih memadai di pelabuhan, seperti toilet, kantin, dan ruang tunggu yang layak untuk sopir, kernet, dan pengguna jasa pelabuhan lainnya.
  6. Pemberantasan pungli: KB-SI mendesak pemberantasan total praktik pungli di dalam pelabuhan.
Baca Juga :  Kabag Hukum Kota Jakbar Gunting Pita, Tandai Resminya Kantor Operasional PT Tristan Bangun Persada Nusantara dan Mr Tan Law Firm

Solidaritas nasional

KB-SI menyerukan solidaritas nasional untuk mendukung perjuangan mereka. Mereka meminta masyarakat untuk menyebarkan informasi tentang aksi ini seluas-luasnya sebagai bentuk kontribusi terhadap perjuangan para sopir Indonesia.

“Ingatlah, anak dan istri, serta orang tua kita di rumah menunggu kabar baik dari perjuangan ini, agar kelak kehidupan keluarga di rumah bisa lebih sejahtera!,” ujar perwakilan KB-SI, Selasa (11/02/2025).

Penulis : Mgh

Editor : Za

Berita Terkait

Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Safari Ramadan di Tanjung Duren, Wali Kota Iin Mutmainnah Tekankan Sinergi Pemerintah dan Warga
Langgar Status Penyegelan? Padel MMT Kembangan Kembali Disorot Soal Aktivitas di Dalam Area
Menunggu Nyali Kasat Satriadi, Reklame Ilegal Dibiarkan
Gubernur Pramono Sampaikan Pendapat Terhadap Dua Raperda di DPRD DKI Jakarta
Kantor Kota Administrasi Jakarta Utara Berbenah Total, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Indah
Langgar Aturan Perizinan, Gedung Padel MMT Dipasangi Segel Merah
Aneh! Walau Ada “Koyo Merah”, Reklame HP Tetap Tayang

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:43 WIB

Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:50 WIB

Safari Ramadan di Tanjung Duren, Wali Kota Iin Mutmainnah Tekankan Sinergi Pemerintah dan Warga

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Langgar Status Penyegelan? Padel MMT Kembangan Kembali Disorot Soal Aktivitas di Dalam Area

Senin, 2 Maret 2026 - 19:07 WIB

Menunggu Nyali Kasat Satriadi, Reklame Ilegal Dibiarkan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:51 WIB

Gubernur Pramono Sampaikan Pendapat Terhadap Dua Raperda di DPRD DKI Jakarta

Berita Terbaru