BDKR Catat Penurunan Laba 80% di 2024, Tetap Optimis Jalani 2025

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co -PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) mencatat laba bersih sebesar Rp15,1 miliar sepanjang tahun 2024, menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp79,3 miliar. Penurunan ini membuat laba per saham tercatat sebesar Rp3,22. Hal ini disampaikan oleh Direktur BDKR, Tan Franciscus , dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar di Jakarta pada Kamis (12/6/2025).

Menurut Tan , Penyebab utama penurunan ini adalah tertundanya sejumlah proyek hingga akhir 2024. Meski demikian, BDKR tetap mampu membukukan pendapatan sebesar Rp484,49 miliar, turun 21% dibandingkan periode yang sama di 2023.

Dari sisi neraca keuangan, aset lancar perseroan mengalami penurunan menjadi Rp652,42 miliar, turun 9,58% dibandingkan tahun sebelumnya. Aset tidak lancar juga mengalami penurunan 15,34% menjadi Rp699,91 miliar. Total aset BDKR pada akhir 2024 tercatat sebesar Rp1,35 triliun, turun 12,65% dari tahun sebelumnya.

Liabilitas jangka pendek perusahaan menurun signifikan sebesar 46,45% menjadi Rp229,94 miliar. Namun, liabilitas jangka panjang justru naik 2,26% menjadi Rp341,96 miliar. Secara keseluruhan, total liabilitas perseroan mengalami penurunan 25,13% menjadi Rp571,91 miliar.

Baca Juga :  Suasana Khidmat Iringi Pemakaman Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring di TMP Kalibata

Sementara itu, ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp780,43 miliar, menurun tipis 0,51%. Laba komprehensif tahun berjalan juga mengalami penurunan tajam hingga 80,32% menjadi Rp15,77 miliar.

Meskipun pencapaian keuangan menurun, manajemen tetap optimis menyongsong 2025 dengan strategi efisiensi operasional dan penyusunan ulang jadwal proyek. “BDKR juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan memperkuat fondasi bisnis jangka panjang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner
Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar
Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka
KKP Perkuat Penyelenggaran Nilai Ekonomi Karbon untuk Capaian Target SNDC
Menteri Trenggono Ingin Kembangkan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
Sengketa Hotel Sultan Disorot A-GMK, Kepastian Hukum Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:48 WIB

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:31 WIB

KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:36 WIB

Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar

Senin, 2 Maret 2026 - 20:34 WIB

Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

Senin, 2 Maret 2026 - 19:49 WIB

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka

Berita Terbaru