Wartawan yang Dianiaya Oknum Relawan Kobam, Buka Laporan di Polrestro Tangerang

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, news.devilo.co – Korban pemukulan wartawan oleh oknum anggota relawan Kobam, Hafidz Alfikar (30) melaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota, Senin (02/06/2025) sore.

Hafidz melaporkan atas dugaan tindak pidana penganiayaan dengan nomor: LP/B/755/VI/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota.

“Ya gue gak terima aja kejadian pemukulan itu, tanpa sebab tanpa alasan mukul perut gue tuh orang,” ujar Hafidz kepada awak media seusai pelaporan ke Polres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat pukulan tersebut ia merasakan nyeri di perut, bawah ulu hati. “Semalem baru kerasa nyeri,” imbuh Hafidz mengungkap.

Ia pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas laporan pemukulan tersebut. “Ya agar ada efek jera dan tidak seenaknya melakukan kekerasan,” tegas dia.

Baca Juga :  Restorative Justice Sukses, Pelaku Kasus Pencurian di Tambora Jakbar Dibebaskan

Seperti diberitakan, final lomba perahu naga dan kapak pada rangkaian festival Perahu Naga Pehcun 2025 Kota Tangerang diwarnai aksi kekerasan terhadap seorang jurnalis di bantaran kali sungai Cisadane, pada Minggu petang (01/06/2025) .

Pelaku diduga oknum anggota atau relawan Kobam. Pelaku memukul Hafidz di bagian perut dengan tiba-tiba tanpa alasan jelas.

Mulanya kegiatan yang berlokasi di Sungai Cisadane itu berlangsung seru dan meriah. Sorak-sorak penonton pun bergemuruh saat menyaksikan final lomba Perahu Naga tersebut yang dimenangkan oleh peserta yang berasal dari Kobam.

Namun tiba-tiba, suasana menjadi tak kondusif lantaran salah seorang yang diduga oknum anggota Kobam melakukan aksi pemukulan terhadap seorang jurnalis Tangerangpedia.com yang tengah meliput kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Kokonao Dampingi Petugas Bulog Salurkan Bantuan Raskin

Beberapa Kokam lainnya pun berusaha merelai dan meminta si pelaku untuk meninggalkan lokasi agar tidak terjadi keributan yang luas.

Ketua Jaringan Pemenangan Kobam Ahmad Epi Hartono mengamini bahwa pelaku pemukulan memang dari Kobam.

Pihaknya pun meminta maaf atas aksi pemukulan yang dilakukan anggotanya itu. Ia menyebut akan memberikan teguran dan pembinaan terhadap anggotanya agar tidak mengulanginya lagi.

“Kami mohon maaf atas tindakan yang dilakukan anggota kami. Saya selaku Ketua akan memberikan teguran dan evaluasi kepada yang bersangkutan,” ujar dia.

Berita Terkait

Dilaporkan ke Polisi dan Ombudsman Republik Indonesia, Sengketa Tanah di Denpasar Minta Kepastian Hukum
Polri Diminta Responsif terhadap Sorotan Publik
Gudang Penimbunan Solar Subsidi Ilegal Diduga ‘Diselamatkan’ Sebelum Aparat Tiba: Skandal Bocor Informasi?
Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar
Aceng Syamsul Hadie: Menembus Kebuntuan SP3 Atas Kasus Pengrusakan Rumah Wastinah 2016 Indramayu: Ujian Serius bagi Akuntabilitas Polri
Satresmob Polri Berhasil Ringkus 3 Pelaku Perampokan Dengan Senpi Di Tulang Bawang Barat
Satpol PP Jakbar Sita Ribuan Botol Miras Ilegal
Perampasan Motor di Pasar Gotong Royong, Ketua LSM Barata Datangi Polsek Pasar Kemis

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:41 WIB

Dilaporkan ke Polisi dan Ombudsman Republik Indonesia, Sengketa Tanah di Denpasar Minta Kepastian Hukum

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:21 WIB

Polri Diminta Responsif terhadap Sorotan Publik

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:37 WIB

Gudang Penimbunan Solar Subsidi Ilegal Diduga ‘Diselamatkan’ Sebelum Aparat Tiba: Skandal Bocor Informasi?

Senin, 23 Februari 2026 - 18:43 WIB

Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar

Senin, 23 Februari 2026 - 15:54 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Menembus Kebuntuan SP3 Atas Kasus Pengrusakan Rumah Wastinah 2016 Indramayu: Ujian Serius bagi Akuntabilitas Polri

Berita Terbaru