Warga Jatiwaringin Tolak Keras Sampah Tangsel, TPA Sudah Overload

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, Suararealitas.co — Permintaan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, terkait pembuangan sementara sampah dari wilayahnya ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, menuai penolakan keras dari warga dan aktivis setempat.

 

Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Aktivis dan Warga Terdampak TPA Jatiwaringin, Aditya Nugeraha. Ia menilai permintaan tersebut tidak etis mengingat kondisi TPA Jatiwaringin saat ini telah hampir mengalami kelebihan kapasitas (overload).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“ Sampah dari wilayah Kabupaten Tangerang sendiri saja belum seluruhnya tertangani dengan baik. Pengelolaannya masih bermasalah, bahkan masih menyisakan dampak pencemaran. Jika ditambah dengan sampah dari daerah lain, kondisi lingkungan dan kesehatan warga sekitar akan semakin terancam,” ujar Aditya Nugeraha kepada wartawan, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga :  Polsek Sawah Besar Tangkap Pelaku Curanmor Serta Amankan Gengster Yang Sedang Tawuran

 

Aditya juga menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap masyarakat yang terdampak keberadaan TPA Jatiwaringin. Ia menyebut, sejak TPA tersebut beroperasi selama lebih dari tiga dekade, belum ada upaya serius dan berkelanjutan untuk melindungi hak dan kesejahteraan warga sekitar.

 

“TPA Jatiwaringin sudah berdiri sekitar 32 tahun, namun perhatian terhadap warga terdampak sangat minim. Jangan sampai demi kepentingan daerah lain, nasib warga Kabupaten Tangerang justru dikorbankan,” tegasnya.

 

Ia memastikan, apabila Bupati Tangerang menyetujui rencana pembuangan sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPA Jatiwaringin, pihaknya bersama warga akan melakukan aksi penolakan secara besar-besaran.

Baca Juga :  Jalin Kerjasama, PWI Jaya dengan Universitas Mercu Buana Gelar Sejumlah Kegiatan

 

“Jika keputusan itu tetap dipaksakan, kami siap turun ke jalan untuk menolak,” imbuhnya.

 

Diketahui sebelumnya, kelompok aktivis dan warga terdampak TPA Jatiwaringin juga telah menyampaikan sikap kritis terhadap rencana Proyek Strategis Nasional berupa Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di lokasi tersebut.

 

Selain menolak proyek tersebut, warga dan aktivis juga secara tegas menolak rencana pembuangan sampah dari wilayah aglomerasi Tangerang Raya ke TPA Jatiwaringin, yang dinilai akan semakin memperparah beban lingkungan dan sosial masyarakat setempat.

 

 

Berita Terkait

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH
Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme
Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda
BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman
Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini
Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI
Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:25 WIB

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:02 WIB

Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:16 WIB

BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:44 WIB

Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini

Berita Terbaru