Tumpukan Sampah Menggunung di Kolong Tol Kencana, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERPANTAU - kondisi sampah menumpuk di Kolong Tol Kencana, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (5/8/2025). (Foto: Reza Mahendra).

TERPANTAU - kondisi sampah menumpuk di Kolong Tol Kencana, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (5/8/2025). (Foto: Reza Mahendra).

JAKARTA, news.devilo.co – Penumpukan sampah tampak di kolong tol Kencana, di Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/2/2026). Sampah menumpuk karena minimnya tempat pembuangan sampah (TPS).

Tumpukan sampah di kolong tol juga dikeluhkan warga sekitar karena menimbulkan aroma yang tidak sedap.

“Setiap hari memang ini sampahnya lebih banyak yang masuk ke sini ketimbang yang diangkut,” kata Klay, warga yang tinggal dekat kolong tol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klay menyebut jika tumpukan sampah itu terus dibiarkan, maka dikhawatirkan bisa menyebabkan penyakit karena bau busuknya yang sangat menyengat. Terlebih jika hujan turun.

Baca Juga :  Percepatan Penurunan Stunting di Lintas Sektor, Pemkot Jakbar Perkuat Kolaborasi

Ia juga khawatir jika permasalahan ini tidak segera ditangani. Sebab, lama kelamaan sampah tersebut ditakutkan melebihi kapasitas dari seharusnya.

Sementara itu, Kasatpel Lingkungan Hidup Tanjung Priok, Amir mengatakan bahwa terkait Kencana sampai saat ini lagi di tindaklanjuti (TL).

“Saat ini masih dalam tahap tindaklanjut penanganan dan pengangkutan sampah, InsyaAllah akan segera dituntaskan,” ujar Amir saat dikonfirmasi news.devilo.co, Rabu (4/2/2026) pagi.

Bahkan, Amir membantah soal penumpukkan itu adanya dugaan keterlibatan orang dalam alias oknum Satpel LH Tanjung Priok yang memperbolehkan buang sampah di kolong tol tersebut.

“Tidak benar, masih dalam tahap penyidikan baik itu dari internal kami maupun stakeholder sekitar kolong tol,” jelasnya.

Baca Juga :  Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Terpenuhi, Mas Pram Kunjungi Pengungsi Banjir Rawa Buaya Jakbar

Dengan kondisi seperti itu, ia beserta jajarannya juga siap jika memang kinerja perlu di evaluasi.

“InsyaAllah saya siap kalau memang ada evaluasi kalau ada kekurangan atau kesalahan,” katanya.

Kendati demikian, atas tindakan tersebut, Amir pun tak segan-segan untuk melaporkan oknum atau jajarannya ke tingkat provinsi.

“Kami akan laporkan kepada bagian atau bidang Penegakan Hukum Dinas LH Provinsi DKI Jakarta dan juga Gakkum Kementerian LH, jika oknum tersebut ditemukan adanya pelanggaran atas keterlibatannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Safari Ramadan di Tanjung Duren, Wali Kota Iin Mutmainnah Tekankan Sinergi Pemerintah dan Warga
Langgar Status Penyegelan? Padel MMT Kembangan Kembali Disorot Soal Aktivitas di Dalam Area
Menunggu Nyali Kasat Satriadi, Reklame Ilegal Dibiarkan
Gubernur Pramono Sampaikan Pendapat Terhadap Dua Raperda di DPRD DKI Jakarta
Kantor Kota Administrasi Jakarta Utara Berbenah Total, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Indah
Langgar Aturan Perizinan, Gedung Padel MMT Dipasangi Segel Merah
Aneh! Walau Ada “Koyo Merah”, Reklame HP Tetap Tayang

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:43 WIB

Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:50 WIB

Safari Ramadan di Tanjung Duren, Wali Kota Iin Mutmainnah Tekankan Sinergi Pemerintah dan Warga

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Langgar Status Penyegelan? Padel MMT Kembangan Kembali Disorot Soal Aktivitas di Dalam Area

Senin, 2 Maret 2026 - 19:07 WIB

Menunggu Nyali Kasat Satriadi, Reklame Ilegal Dibiarkan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:51 WIB

Gubernur Pramono Sampaikan Pendapat Terhadap Dua Raperda di DPRD DKI Jakarta

Berita Terbaru