Warga Bogor Barat Galang Dana, Jalan Rusak Jadi Luka Kolektif

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NANGGUNG, Suararealitas.co – Menjelang Ramadhan 1447 H, solidaritas warga Kabupaten Bogor Barat bersama Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat turun ke jalan. Mereka menggelar aksi galang dana di Jalan Ace Tabrani, Kecamatan Nanggung, bukan untuk pesta, melainkan untuk menutup luka: Jalan rusak yang terus menelan korban.

Jalan Rusak, Nyawa Melayang Kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki telah berulang kali memicu kecelakaan. Perwakilan pemuda FKBP menegaskan, “Jalan berlubang ini bukan sekadar gangguan, tapi ancaman. Sudah terlalu sering menelan korban jiwa.” ujar…. perwakilan Warga setempat dan sejumlah Pemuda yang turun kejalan tergabung dalam Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat. Senin (02/03/2026). Supriyadi

Baca Juga :  Kunjungan Parlemen Thailand ke Prakerja: Memperkuat Kerjasama dan Berbagi Pengalaman dalam Pengembangan Keterampilan Kerja

Warga menambahkan, status jalan yang berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor Barat seakan tak berarti. Bertahun-tahun rusak, bertahun-tahun pula masyarakat menunggu janji perbaikan yang tak kunjung datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Luka Terbaru Sorotan publik kembali tajam setelah kecelakaan pada Sabtu (28/02/2025). Seorang pengendara Honda Vario terjatuh, patah kaki kanan, dan luka robek akibat lubang yang tertutup genangan air. “Setiap hari ada yang jatuh, apalagi kalau hujan. Jalan ini sudah lama rusak, bukan baru kemarin,” tutur korban.

Baca Juga :  BRAMA Merilis Single Terbaru "Mulutmu Harimaumu": Suara Emosional yang Menggugah Hati

Akses Vital yang Terabaikan Ironisnya, Jalan Ace Tabrani adalah jalur ekonomi dan penghubung antar desa di Kecamatan Nanggung. Namun kondisinya semakin parah: berlubang, bergelombang, dan gelap tanpa penerangan. Infrastruktur vital ini seolah dibiarkan menjadi jebakan maut bagi warga.

Tuntutan Publik Aksi galang dana warga bukan sekadar simbol kepedulian, tetapi juga jeritan kolektif. Mereka menuntut pemerintah daerah dan Dinas PU Kabupaten Bogor untuk segera bertindak. Jalan bukan hanya aspal; ia adalah nadi kehidupan. Membiarkannya rusak berarti membiarkan luka masyarakat terus menganga.***

Berita Terkait

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH
Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme
Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda
BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman
Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini
Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI
Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:25 WIB

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:02 WIB

Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:16 WIB

BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:44 WIB

Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini

Berita Terbaru