World Ocean Day, KKP Peringati bersama Anak-anak TBM Kolong melalui Literasi Kelautan

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan , (9/6) – Kementerian Kelautan dan Perikanan menggerakkan seluruh unit kerja untuk secara serentak melakukan peringatan World Ocean Day yang jatuh pada tanggal 8 Juni setiap tahunnya dengan beragam aksi nyata untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut. 

Salah satunya dengan mengajak anak Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong Ciputat Tangerang Selatan untuk menjaga ekosistem perairan Indonesia melalui edukasi dan literasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan edukasi dan literasi  ini kami lakukan dalam rangka memperluas cakupan sasaran KKP dalam mengajak masyarakat menjaga ekosistem perairan Indonesia. Kali ini KKP mengedukasi anak-anak TBM Kolong Ciputat dengan cara yang menarik dan ringan sehingga mudah dipahami oleh anak-anak,” ujar Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Sekretaris Jenderal KKP.

Adapun ragam kegiatan yang dilakukan adalah ⁠storygami (storytelling dan origami) dongeng Cinta Laut, ⁠⁠pengenalan biota laut dilindungi menggunakan permainan edukatif berupa stiker bertemakan dunia bawah laut, serta lomba mewarnai biota laut dengan dua kategori yaitu usia 5-9 tahun dan 10-15 tahun.

Selain itu, dalam acara yang menargetkan 60 peserta ini juga diberikan secara gratis buku bacaan anak serta alat tulis yang mampu menunjang aktivitas belajar dan mengajar TBM Kolong.

Baca Juga :  Ahmad Arif Rifai Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional HPN 2026 Di banten, "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat"

“Selain memberikan edukasi serta literasi kepada anak-anak TBM Kolong, kami juga berusaha mendukung kebutuhan belajar mengajar di sini dengan memberikan bantuan berupa buku bacaan anak, alat tulis dan alat kerja berupa printer,” tambah Rudy.

Sebagai informasi, adapun tema WOD tahun 2024 adalah Mengkatalisasi Aksi untuk Laut dan Iklim Kita (Catalyzing Action for Our Ocean & Climate), yaitu mendorong kolaborasi transformatif yang bertujuan untuk menciptakan tidak hanya planet biru yang sehat, namun juga masyarakat yang lebih adil, setara, dan berkelanjutan.

Pada World Ocean Day 2024 kali ini, selain literasi dan edukasi terkait sektor kelautan dan perikanan, berbagai kegiatan lainnya dilakukan guna memperingati WOD oleh unit kerja KKP di seluruh Indonesia, seperti Bincang Bahari, Podcast Segara, kampanye media sosial, kegiatan bersih pantai dan laut di wilayah kerja masing-masing, hingga bimbingan teknis mengenai transplantasi terumbu karang dan pembibitan mangrove untuk warga lokal daerah.

Gerakan tersebut sejalan dengan visi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang terus menggaungkan keberlanjutan ekologi laut dan mengajak masyarakat lebih sadar menjaga laut Indonesia sebagai halaman depan rumah kita yang penuh sumber penghidupan.

Baca Juga :  Petugas Bansos BRI BO Balaraja Salurkan Sembako dan Buku Tabungan di Kantor Kecamatan Kresek

“Jadikan laut sebagai halaman depan, jangan buang sampah utamanya plastik ke laut. Jadi harus betul-betul pastikan bahwa laut itu bersih, karena laut memberi kehidupan umat manusia. Kalau umat manusia ini ingin berlangsung dengan aman dan baik, dan sehat, maka jagalah laut,” ucap Menteri Trenggono baru-baru ini.

Lebih lanjut Menteri Trenggono berharap agar masyarakat sadar bahwa Indonesia merupakan negara maritim sehingga dalam memanfaatkan sumber daya laut yang ada tidak melibatkan kepentingan ekonomi untuk meraup keuntungan semata dari hasil sumber daya laut, namun juga memperhitungkan keseimbangan ekologi dan nilai keberlanjutannya.

“Saat ini masih banyak yang belum menyadari pentingnya laut itu sehat. Jadi kalau narasi besarnya, jaga ekologi laut itu tetap terjaga dengan baik, dari tekanan-tekanan ekonomi. Itu supaya lebih seimbang, agar kehidupan manusia di kemudian hari itu tetap terjaga dengan baik. Artinya sadarlah kita bahwa kita ini hidup di negara maritim. Jadi cara berpikir kita harus laut itu menjadi halaman depan kita. Kalau halaman depan kan selalu dijaga kebersihannya,” jelasnya.

Berita Terkait

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner
Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar
Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka
KKP Perkuat Penyelenggaran Nilai Ekonomi Karbon untuk Capaian Target SNDC
Menteri Trenggono Ingin Kembangkan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
Sengketa Hotel Sultan Disorot A-GMK, Kepastian Hukum Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:48 WIB

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:31 WIB

KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:36 WIB

Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar

Senin, 2 Maret 2026 - 20:34 WIB

Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

Senin, 2 Maret 2026 - 19:49 WIB

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka

Berita Terbaru