PLN Indonesia Power UBP lontar Wujud Inklusivitas Bersama Kelompok Nol Satu Tangerang (NOSATA).

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lontar, Suararealitas.co – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap inklusivitas, UBP Banten 3 Lontar terus menghadirkan program yang memberdayakan kelompok disabilitas.

Bersamaan dengan kegiatan peresmian Gedung Sekolah MI Al-Husna Desa Lontar, UBP Banten 3 Lontar melibatkan kelompok batik Nol Satu Tangerang (NOSATA) dalam kegiatan kreatif membatik bersama para siswa,sebanyak 20 anggota kelompok Nosata bersama dengan guru pendamping terlibat dalam kegiatan pelatihan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa, yang tampak bersemangat mencoba teknik dasar membatik dengan bimbingan langsung dari para instruktur.

Program ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan baru kepada siswa MI Al-Husna, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai inklusivitas dan saling menghargai di tengah keberagaman.

Baca Juga :  Imlek Festival 2577 Resmi Dibuka, Satukan Budaya Nusantara di Lapangan Banteng

Dengan adanya pelibatan anak-anak disabilitas sebagai pengajar, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat kemandirian, sekaligus mengikis stigma negatif yang kerap dilekatkan pada penyandang disabilitas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk berkarya dan berbagi ilmu. Justru dengan membatik bersama, kita belajar tentang kesabaran, kreativitas, serta pentingnya saling mendukung,” ujar Anit yang merupakan pembina Kelompok Nosata.

Sementara itu, pihak sekolah MI Al-Husna menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang tidak hanya memperkenalkan seni batik kepada siswa, tetapi juga mengajarkan nilai kemanusiaan.

Baca Juga :  KKP Berhasil Tekan Inflasi Komoditas Perikanan*

“Anak-anak belajar bahwa setiap orang punya kelebihan masing-masing. Ini adalah pelajaran berharga yang tak kalah penting dari pelajaran di kelas,” ungkap Dodi yang merupakan Kepala Sekolah MI Al-Husna.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan pelatihan membatik ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya ruang pendidikan yang lebih ramah, inklusif, dan berkelanjutan di Desa Lontar.

Siswa MI Al-Husna juga mendapatkan pengalaman langsung belajar seni budaya Indonesia dari anggota NOSATA yang merupakan penyandang disabilitas.

Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan rasa cinta budaya lokal, tetapi juga menjadi wujud dukungan terhadap kemandirian dan kreativitas teman-teman disabilitas.

Berita Terkait

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner
Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar
Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka
KKP Perkuat Penyelenggaran Nilai Ekonomi Karbon untuk Capaian Target SNDC
Menteri Trenggono Ingin Kembangkan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
Sengketa Hotel Sultan Disorot A-GMK, Kepastian Hukum Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:48 WIB

Pemuda Timur Tegaskan Dukungan: Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:31 WIB

KNMP Banyuwangi Jadi Kawasan Tematik Hilirisasi Berbasis Wisata Kuliner

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:36 WIB

Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar

Senin, 2 Maret 2026 - 20:34 WIB

Neneng Anjarwati Hadiri Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

Senin, 2 Maret 2026 - 19:49 WIB

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Patroli TPP Polres Metro Jakarta Barat, Jaga Kondusifitas Ramadhan di Wilayah Roa Malaka

Berita Terbaru