SENGGI, suararealitas.co – Komandan Korem 172 Praja Wira Yakthi, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu melaksanakan kunjungan kerja ke Kompi A Yonif TP 815 Worgir Tassem di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (05/01/2026).
Kegiatan tersebut dalam agenda pembinaan satuan serta memastikan kesiapan personel dan materiil prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan negara.
Rio menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan satuan, baik dari aspek personel maupun materiil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun, prajurit diingatkan untuk memahami dan mengamalkan Undang-Undang, delapan wajib TNI, sumpah prajurit, sapta marga, serta mengenal dan menghormati struktur kepemimpinan TNI Angkatan Darat.
Namun, Rio menekankan larangan keras terhadap segala bentuk pelanggaran, seperti penyalahgunaan minuman keras, narkoba, perjudian, desersi, maupun keterlibatan dalam aktivitas ilegal, termasuk tambang ilegal dan peredaran barang terlarang lainnya.
Prajurit diminta menjaga kehormatan diri, keluarga, satuan, serta menjadi kebanggaan orang tua, dan masyarakat di daerah asal masing-masing.
Terkait penggunaan media sosial, Rio juga mengingatkan agar prajurit bersikap bijak, menyampaikan hal-hal positif, serta menjadikan media resmi satuan sebagai rujukan informasi guna menghindari pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri dan satuan.
Selain itu, pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas di wilayah tugas dengan menerapkan sistem pengamanan berpasangan (body system).
Bahkan, Rio menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit dan mengajak untuk terus menjaga soliditas, disiplin, serta semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kendati demikian, ia menambahkan, bahwa setiap pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan harus dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa melakukan tindakan kekerasan atau tindakan berlebihan yang dapat menimbulkan kerugian maupun berujung pada kefatalan.
(Novi)


































