Jakarta, Suararealitas.co – Suasana duka menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, saat jenazah Letnan Jenderal TNI (Purn) Amir Sembiring dimakamkan pada Rabu (28/1/2026). Prosesi pemakaman dilangsungkan secara militer sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum semasa hidup.
Upacara pemakaman dihadiri oleh keluarga besar almarhum, jajaran TNI, perwakilan Lemhannas RI, serta sejumlah tokoh nasional. Rangkaian prosesi berlangsung dengan khidmat, diiringi doa dan penghormatan terakhir dari para pelayat yang hadir untuk melepas kepergian salah satu putra terbaik bangsa.
Komandan Satuan Siber TNI Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring menyampaikan bahwa Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring merupakan figur senior yang memiliki karakter kepemimpinan kuat dan konsisten dalam menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beliau adalah senior kami di TNI yang telah dipanggil Tuhan. Sosok yang tegas dan keras dalam prinsip, namun selalu mendorong kami untuk memberikan karya terbaik serta menumbuhkan rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa ini,” ujar Juinta Omboh Sembiring usai pemakaman.
Menurutnya, almarhum tidak hanya meninggalkan jejak pengabdian di lingkungan militer, tetapi juga aktif berkontribusi bagi masyarakat, khususnya di tanah Karo. Kehadiran dan dedikasi almarhum selama ini dinilai memberikan inspirasi serta teladan bagi banyak pihak.
“Kami meyakini masyarakat Karo merasakan kehilangan yang besar. Semangat pengabdian dan dedikasi beliau akan terus hidup dan dikenang,” imbuhnya.
Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring dikenal sebagai perwira tinggi TNI dengan rekam jejak karier yang panjang serta kontribusi nyata, baik dalam tugas-tugas kemiliteran maupun pengabdian sosial. Kepergiannya menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi institusi TNI dan masyarakat luas yang pernah merasakan kiprah dan keteladanannya.


































