Tanah di Desa Babakan Asem Bersertifikat Semua, Kades dan Warga Berterima Kasih atas Rumor “Mafia Tanah” Terbantahkan

- Jurnalis

Kamis, 17 Maret 2022 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah di Desa Babakan Asem Bersertipikat, Kades dan Warga Berterima Kasih atas Rumor "Mafia Tanah" Terbantahkan

Kabupaten Tangerang – Dengan ribuan bidang tanah di Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang bersertifikat, Kepala Desa Surta Wijaya turut berbangga diri, dan bersyukur atas rumor ‘Mafia Tanah’ terbantahkan.

Dirinya pun mengaku terdorong berkat penyampaian dari Bupati Tangerang untuk segera di daftarkan ke dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) guna menyelesaikan perselisihan di tingkat bawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ternyata ini jawaban ampuh dari perselisihan di tingkat bawah, terima kasih kepada pak Bupati orang tua saya yang telah membantu mendorong desa kami ini lebih baik,” ujar Surta kepada wartawan usai acara serah terima sertifikat di Desa Babakan Asem, Teluknaga Kabupaten Tangerang, Kamis (16/3/2022).

Surta pun mengakui kinerja Kanwil BPN Provinsi Banten, dan jajaran sangat maksimal, sehingga bidang tanah di wilayah Pantura Kabupaten Tangerang dapat kepastian hukum melalui sertipikat program PTSL.

“Ini juga hasil kerja Kakanwil beserta jajaran, dari siang, dan malam disini berhari-hari. Karena bukan hanya persoalan sertipikat, tapi ada surat C Desa yang harus dicocoki antara data dari BPN dengan pihak desa,” papar Surta.

“Belum antar batas wilayah RT, dan beliau hadir lagi duduk bareng dengan RT. Belum tata batas antar desa, tapi alhamdulillah desa ini bisa dikatakan desa lengkap walaupun sedang proses,” sambungnya.

Surta pun mengatakan, program PTSL ini tidak dipungut biaya dari masyarakat alias gratis. “Kan kalau udah ngomong gratis masyarakat seneng banget kan, alhamdulillah masyarakat gak dimintain duit,” ucapnya.

Baca Juga :  ATR/BPN Kunjungi PWI Kota Tangsel, Jalin Sinergi dan Kolaborasi

Disisi lain, Surta berpendapat, demi percepatan pembangunan di Pantura Kabupaten Tangerang jika ada hal yang keliru terkait persoalan tanah bisa di selesaikan secara musyawarah, mengingat dampak tersebut menjadi pertaruhan kenyaman sejumlah pengembang besar seperti PIK2 yang sedang berinvestasi di wilayah pantura.

“kalau ada hal-hal kekeliruwan itu bisa di musyawarahkan, karena kita harus memberikan kenyamanan, keamanan untuk investor yang ada di Pantura ini dengan ada nya PIK 2 di daerah kita,” kata Surta berpesan.

Menurut dia, dengan hadirnya pengembang PIK 2 mempu memberikan trobosan menuju kota mandiri, dimana tersedia akses lapangan kerja. Namun, surta katakan, mesti di imbangi kualitas sumber daya manusia (SDM) agar bisa memiliki kompetensi.

“Jujur saja persoalan tanah di Pantura selesai, kini yang mesti kita lakukan dukung investor atau pengembang seperti PIK 2 ini, bakal banyak menyerap tenaga kerja, dan banyak lapangan kerja yg tersedia, namun semua itu SDM nya harus di benahi,” ungkap Surta.

“Dengan adanya pembangunan PIK 2 daerah kita akan jadi kota mandiri, dan saya mohon ke pak Bupati kalau sudah maju bisa di jadikan percepatan memudahkan diri jadi kota moderen, dan mandiri,” ucapnya yang disambut hangat oleh Bupati Tangerang.

Sementara itu, Heri Hermawan selaku warga setempat mengucapkan terima kasih atas terbitnya sertipikat tanah di desa nya. Dimana pengakuannya hal tersebut merupakan bentuk penyelesaian tumpah tindih terbitnya Nomor Indentifikasi Bidang (NIB) di atas sejumlah tanah warga setempat.

Baca Juga :  Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL, Sudah Dilaporkan ke Polresta Banyuwangi

“Dengan hati yang tulus, dan ikhlas kami ucapkan banyak-banyak terima kasih atas penyelesaian konflik terbitnya NIB diatas lahan kami,” ujar Heri.

Saat ini, Heri mengaku merasa terkesan, dan bangga lantaran pemerintah terbukti hadir menjamin kepastian hukum atas bidang tanah masyarakat demi menghindari konflik sengketa.

“Mohon maaf atas segala kehilafan, dan kesalahan perjuangan saya dimasa lalu. Mungkin saya menyampaikan hal-hal yang kurang baik kepada semua pihak,” terangnya.

Untuk diketahui, Kementerian Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan 2.989 sertipikat kepada warga Pantura Kabupaten Tangerang.

Penyerahan simbolis kepada warga langsung diberikan oleh Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil bertempat di halaman SMKN 10 Kabupaten Tangerang wilayah Pantura Kampung Rawa Rotan Desa Babakan Asem Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang, Kamis (17/3/2022).

Turut hadir, Kakanwil BPN Provinsi Banten Rudi Rubijaya, Kepala BPN Kabupaten Tangerang Nugroho, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Ketua DPRD Kab. Tangerang Kholid Ismail, Ketua Satgas Mafia Tanah, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin, Kapolresta Tangerang Zain Dwi, serta pejabat Forkompimda lainnya.

Penulis: Bar

Berita Terkait

Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi
Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Buka Seleksi Pendaftaran Calon Penyedia Jasa
Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:53 WIB

Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:18 WIB

Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 19:50 WIB

Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Berita Terbaru